Bacaan

Doa Setelah Shalat Fardhu: Dzikir dan Doa Lengkap Sesuai Sunnah (2026)

· 4 menit baca

Melaksanakan dzikir dan doa setelah shalat fardhu adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT dan permohonan atas segala hajat. Amalan ini menjadi penyempurna ibadah shalat kita, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, serta memohon keberkahan dan ampunan-Nya.

Mengapa Penting Berdzikir dan Berdoa Setelah Shalat Fardhu?

Berdzikir dan berdoa setelah shalat fardhu merupakan salah satu cara untuk menjaga koneksi spiritual dengan Allah SWT setelah menyelesaikan rukun Islam yang agung ini. Praktik ini juga menjadi waktu mustajab untuk memanjatkan doa, mengingat Allah telah menjanjikan pengabulan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh setelah ibadah.

Apa Saja Dzikir yang Dianjurkan Setelah Shalat Fardhu?

Ada beberapa bacaan dzikir yang secara khusus diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk diamalkan setelah menunaikan shalat fardhu. Dzikir-dzikir ini berfungsi sebagai penguat keimanan dan penenang hati, serta sarana untuk memohon ampunan dan rahmat Allah.

Tabel Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Bacaan Dzikir Teks Arab Transliterasi Latin Terjemahan Jumlah
Istighfar أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ Astaghfirullahal ‘adzim Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung. 3x
Tasbih سُبْحَانَ اللهِ Subhanallah Maha Suci Allah. 33x
Tahmid الْحَمْدُ لِلهِ Alhamdulillah Segala puji bagi Allah. 33x
Takbir اللهُ أَكْبَرُ Allahu Akbar Allah Maha Besar. 33x
Tahlil لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. 1x (setelah Takbir 33x)

Doa-doa Apa yang Bisa Dipanjatkan Setelah Dzikir?

Setelah selesai berdzikir, umat Muslim sangat dianjurkan untuk melanjutkan dengan doa kepada Allah SWT, memohon kebaikan dunia dan akhirat. Beberapa doa yang umum dan dianjurkan meliputi Ayat Kursi serta doa-doa khusus yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

1. Ayat Kursi (Surah Al-Baqarah ayat 255)

Membaca Ayat Kursi setelah shalat fardhu memiliki keutamaan yang besar, salah satunya adalah jaminan masuk surga bagi yang rutin membacanya. Ini adalah ayat yang agung yang menjelaskan tentang keesaan dan kekuasaan Allah.

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Transliterasi: Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum. Laa ta’khudzuhuu sinatun wa laa nauum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai’in min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh. Wa laa ya’uuduhuu hifzhuhumaa. Wa huwal ‘aliyyul ‘azhiim.

Terjemahan: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

2. Doa Umum Setelah Shalat

Setelah shalat, kita bisa memanjatkan doa-doa yang bersifat umum maupun khusus sesuai kebutuhan. Berikut adalah contoh doa yang sering dibaca:

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

Transliterasi: Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.

Terjemahan: Ya Allah, Engkaulah As-Salam (Yang Maha Sejahtera), dari-Mu kesejahteraan. Maha Suci Engkau, wahai Dzat Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Transliterasi: Allahumma a’inni ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.

Terjemahan: Ya Allah, bantulah aku untuk senantiasa berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan baik.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Transliterasi: Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.

Terjemahan: Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.

Bagaimana Urutan Melaksanakan Dzikir dan Doa Setelah Shalat?

Urutan dzikir dan doa setelah shalat fardhu umumnya dimulai segera setelah salam, dengan memohon ampunan dan melanjutkan dengan pujian kepada Allah. Meskipun tidak ada urutan yang sangat kaku, disarankan untuk mengikuti tuntunan Nabi SAW untuk mendapatkan keutamaan maksimal dari amalan ini.

Secara umum, urutannya adalah: Istighfar 3x, dilanjutkan dengan membaca ‘Allahumma antas salaam…’, kemudian Tasbih, Tahmid, Takbir masing-masing 33x, diakhiri dengan Tahlil 1x. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca Ayat Kursi, kemudian memanjatkan doa-doa sesuai kebutuhan atau doa-doa yang diajarkan Nabi. Untuk memahami seluruh rangkaian ibadah shalat secara komprehensif, Anda dapat merujuk pada artikel kami tentang Tata Cara Shalat Lengkap.

Mari kita jadikan setiap shalat sebagai momen peningkatan diri, dari takbiratul ihram hingga salam, dan dilanjutkan dengan dzikir serta doa yang penuh makna. Konsistensi dalam berdzikir dan berdoa akan memperkuat iman dan membawa ketenangan hati. Untuk memperkaya ibadah Anda, jangan lewatkan juga artikel kami tentang Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang.

Ingin tahu siapa kamu di hadapan shalatmu?

Wajjahtu adalah 7 pertanyaan jujur tentang shalatmu. Tanpa tes, tanpa benar-salah — hanya cermin.

Mulai Wajjahtu